Berdasarkan Kategori

Hujan Redakan Kabut Asap di Jambi, Penerbangan Bandara Kembali Normal

Selain membantu proses pemadaman lahan terbakar, guyuran hujan ini turut memperbaiki kondisi kualitas udara di Kota Jambi.

Ilustrasi Hujan - Ferdi Almunanda

dcsnews.id - Hujan alami yang mengguyur Kota Jambi dan sejumlah wilayah sekitarnya berhasil meredakan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan hujan yang turun pada Kamis (24/9/2026) tersebut murni terjadi akibat dinamika atmosfer, bukan hasil dari Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Ketua Tim Data dan Informasi Stasiun BMKG Jambi, Jaya Martua Sinaga, menjelaskan bahwa pembentukan awan hujan memang sudah diprakirakan terjadi pada periode 21–24 September. Meski intensitas hujan bervariasi dari ringan hingga lebat, sifatnya masih lokal dan belum merata. Jaya mengingatkan agar masyarakat tetap waspada karena wilayah Jambi secara umum masih berada dalam periode musim kemarau.

Selain membantu proses pemadaman lahan terbakar, guyuran hujan ini turut memperbaiki kondisi kualitas udara di Kota Jambi. Kendati demikian, berdasarkan data IQAir pada Kamis pukul 11.00 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) masih mencatatkan angka 136 dengan polutan utama PM2.5. Kategori tersebut masih tergolong tidak sehat bagi kelompok sensitif, sehingga warga rentan imbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan.

Di sisi lain, berkurangnya ketebalan asap berdampak positif secara langsung terhadap sektor transportasi udara. Executive General Manager (EGM) Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Mabrun, mengonfirmasi bahwa operasional penerbangan selama tiga hari terakhir telah kembali berjalan normal tanpa mengalami penundaan akibat keterbatasan jarak pandang (visibility). Sejumlah maskapai seperti Garuda Indonesia, Citilink, dan Batik Air kini beroperasi sesuai jadwal.

"Kondisi ini jauh membaik dibandingkan hari-hari sebelumnya ketika kabut asap pekat sempat menyebabkan keterlambatan hingga pengalihan penerbangan. Kami berharap kondisi cuaca dan kualitas udara terus membaik agar aktivitas penerbangan tetap berjalan lancar," ujar Ardon.

Posting Komentar